Analisis Alih Kode dan Campur Kode dalam Penggunaan Istilah Populer “Day 1” dan “Red Flag” di Tiktok

Authors

  • Ayu Nadira Wulandari Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Yeni Fungky Sihite Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Kezia Karen Hapuk Hutagalung Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Dela Pebina Purba Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Rejeki Lusiana O Sinaga Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Dwi Palentin Siregar Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Jovita Shela Tarigan Universitas Negeri Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jpkp.v2i1.8293

Keywords:

Alih Kode, Campur Kode, Sosiolinguistik, Tiktok, Bahasa Digital

Abstract

Perkembangan media sosial, khususnya TikTok, telah mendorong munculnya fenomena kebahasaan berupa alih kode dan campur kode dalam komunikasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penggunaan istilah populer “Day 1” dan “Red Flag” serta menganalisis fenomena alih kode dan campur kode yang terjadi dalam tuturan pengguna TikTok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Data penelitian berupa tuturan yang mengandung istilah “Day 1” dan “Red Flag” yang diperoleh dari konten TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan frasa “Day 1” dalam tuturan berbahasa Indonesia termasuk dalam kategori campur kode karena merupakan penyisipan unsur bahasa Inggris ke dalam struktur bahasa Indonesia tanpa perubahan situasi tutur. Sementara itu, penggunaan istilah “Red Flag” cenderung menunjukkan fenomena alih kode karena terjadi peralihan bahasa dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia dalam satu rangkaian ujaran yang memiliki fungsi komunikatif tertentu. Fenomena ini dipengaruhi oleh faktor internal, seperti kebutuhan ekspresif dan pencitraan diri, serta faktor eksternal, seperti pengaruh budaya global dan tren media sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa alih kode dan campur kode dalam media sosial tidak hanya berfungsi sebagai strategi komunikasi, tetapi juga sebagai bentuk ekspresi identitas dan kreativitas berbahasa generasi muda. Namun, fenomena ini juga berpotensi memengaruhi penggunaan bahasa Indonesia dalam jangka panjang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al Furqan, W., Wulanda, & Hartono, B. (2024). Penggunaan campur kode dan alih kode dalam media sosial: Analisis sosiolinguistik pada generasi Z di Indonesia. Jurnal Inovasi Pendidikan Nusantara.

Chaer, A., & Agustina, L. (2010). Sosiolinguistik: Perkenalan awal. Jakarta: Rineka Cipta.

Furqan, A., Wulanda, & Hartono, B. (2024). Penggunaan campur kode dan alih kode dalam media sosial: Analisis sosiolinguistik pada generasi Z di Indonesia. Jurnal Inovasi Pendidikan Nusantara.

Holmes, J. (2013). An introduction to sociolinguistics (4th ed.). London: Routledge.

Ichsan, M. H., & Sabardila, A. (2022). Alih kode dan campur kode pada cuitan Twitter: Kajian sosiolinguistik. Lokabasa.

Khoirurrohman, T., & Irma, C. N. (2020). Alih kode dan campur kode bahasa pada percakapan masyarakat Dukuh Cikamuning. Dialektika Jurnal Pendidikan.

Kridalaksana, H. (2008). Kamus linguistik (Edisi keempat). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Nurhalizah, S., Dardanila, & Sembiring, S. (2023). Alih kode dan campur kode dalam interaksi komunikasi. Jurnal Pendidikan Tambusai.

Prayogi, D. S. T. (2024). Alih kode dan campur kode pada generasi Z dan Alpha: Strategi komunikatif atau ancaman bagi bahasa Indonesia. Journal of Social and Economics Research.

Siregar, N. A., dkk. (2024). Alih kode, campur kode, interferensi, dan integrasi dalam kajian sosiolinguistik. Jurnal Sabda.

Wardhaugh, R. (2006). An introduction to sociolinguistics (5th ed.). Oxford: Blackwell Publishing.

Downloads

Published

2026-04-16

How to Cite

Wulandari, A. N., Sihite, Y. F., Hutagalung, K. K. H., Purba, D. P., Sinaga, R. L. O., Siregar, D. P., & Tarigan, J. S. (2026). Analisis Alih Kode dan Campur Kode dalam Penggunaan Istilah Populer “Day 1” dan “Red Flag” di Tiktok. Jurnal Pendidikan Kurikulum Dan Pembelajaran, 2(1), 114–119. https://doi.org/10.57235/jpkp.v2i1.8293

Issue

Section

Articles

Citation Check